MY CART


You have 0 item's in your cart.

SUBTOTAL0
CHECK OUT
0

GET TO KNOW OUR CEO, AGIT BAMBANG

Photo

GET TO KNOW OUR CEO, AGIT BAMBANG

  Friday, May 18, 2018

Memulai bisnis tentunya bukanlah hal yang mudah, perlu kesabaran dan konsistensi ekstra agar bisnis yang dijalani mampu bertahan bahkan berkembang. Setidaknya, begitulah yang dirasakan oleh CEO Amble, Agit Bambang Suswanto dalam menjalani bisnis yang dimulainya pada tahun 2009.

It really is his passion to do business, Agit memulai usahanya di tahun kedua masa perkuliahan dengan menjalani usaha serabutan to gain his pocket money dengan membuat sepatu lukis yang ia beri nama Gogo Palet. Namun usahanya ini tidak bertahan lama. Pantang menyerah, ia memulai kembali dengan merambah bisnis kuliner waffle. Lagi, usaha kuliner ini pun hanya bertahan sekitar tiga bulan saja. But he never stops learning and making efforts.

 It’s all started because he loves Dockmart and Clarks, dari basis inilah Agit memulai usaha sepatunya. Ia menyukai sepatu buatan luar, tapi karena harganya mahal akhirnya ia memutuskan untuk membuat Amble. Bisnis ini ia mulai ketika masih menjadi mahasiswa di sebuah Universitas di Bandung, and what makes it amazing is he capitalized his business with his scholarship fund!

Kegagalan yang berkali-kali ia alami tidak membuatnya menyerah begitu saja. Pada tahun 2009 ia mendapatkan beasiswa dari kampusnya sebesar Rp 1.500.000. Bermodal dari uang tersebut Agit pergi ke Cibaduyut, dan dibuatlah 13 pasang sepatu kulit. Saat itu, media untuk berjualan yang digunakan Agit adalah Kaskus, and it only needed 3 days until all pairs were sold out! Dari titik itulah ia mulai berpikir bagaimana membuat sebuah brand sepatu dengan kualitas yang bagus dan mampu bertahan lama, dan muncul lah sebuah brand dengan nama Amble. By the way, nama ini dipilih Agit secara Random dari Oxford Dictionary, saat itu ia sedang berpikir nama yang bagus untuk brand-nya. Setelah mencari di kamus, ia menemukan kata Amble yang berarti “berjalan santai dengan nyaman”.

Well, seiring dengan pesatnya perkembangan media digital, ia mulai membuat official website dan akun Instagram untuk memasarkan produk-produknya. Bahkan produk sepatunya sudah terjual ke luar negeri. Namun ia juga tetap membuat sebuah toko offline untuk menjual produknya yang terletak di Jalan Maulana Yusuf No. 2 Bandung.

So guys, that’s how our CEO started his business. Nothing is easy. Semuanya butuh usaha keras, seperti yang Agit selalu bilang bahwa kunci terpenting untuk kesuksesannya dalam berbisnis adalah kerja keras dan konsistensi. May his story inspire you in all the things you do!